Selasa, 21 Oktober 2008

Album Puisi Cinta Ilahi

Album Puisi Cinta

By Antho M Massardi

Agungnya Cinta-Mu

Betapa agungnya cinta-Mu

Tidak meminta hanya memberi

Bodohnya aku tertipu napsuku

Kehilangan-Mu tak pernah terganti

(Engkau tiada duanya, hanya diri-Mu)

Setiap negeri menjadi saksi

Tak pudar kucari diri-Mu

Setiap napasku gaung asma-Mu

Pujaanku ampuni jiwa ini

(Kepada-Mu aku kembali, terimalah diriku lagi)

Reff: Betapa agungnya cinta-Mu

Betapa sucinya cahaya-Mu

Matahari semua hati

Tak boleh lagi tertipu nafsu

Kehilangan-Mu sungguh tragedi

Pedih perih tiada terperi

(Merintih luka tak berdaya, hina papa jiwa raga)

Kavling PDK Rempoa, 24.08.08

Rindu

Dari-Mu aku datang

Kepada-Mu aku pulang

Bersama-Mu aku senang

Mengingat-Mu aku tenang

Berpuluh tahun sudah, aku berkelana

Perjalananku lelah, entah sampai kapan

Tapi cepat lambat, suka atau terpaksa

Kembali aku pasti akan.…

Reff: Kepada-Mu aku datang

Kepada-Mu aku pulang

Kepada-Mu aku kembali

Jiwaku tenang dan diridhoi

(Terimalah aku Kasih, rinduku begitu perih)

Kavling PDK Rempoa, 25.08.08

Takdir

Kehendak-Mu ilahi, dari tiada aku ada

Dimatikan dan dihidupkan lagi

Kembali kepada-Mu suka atau terpaksa

Cepat atau lambat, tapi pasti

Berakhlak buruk pasti merugi

Kebaikan hanya bagi orang beriman

Segala perbuatan untuk diri sendiri

Kecuali puasa untuk ar-Rahman

(Kemenangan milik orang bertakwa, dunia akhirat)

Reff: Setiap napas merasakan kematian

Tak berguna segala perbuatan

Bila ajal ‘dah di tenggorokkan

Di kubur hanya amal jadi teman

(Neraka keburukan atau Surga kebaikan)

(Ilahi. Ampuni kami. Sungguh.

Hanya Engkau Tuhan kami. Mahasuci.

Kami telah menzalimi diri sendiri. Sungguh.

Kalau Engkau tidak menerima kami kembali.

Kepada siapa harus memohon. Sumpah.

Kami juga Hamba-Mu yang ingkar janji.

Engkaulah Allâh. Mahapenerima tobat. Sumpah.)

Kavling PDK Rempoa, 05.10.08

Doa

Ilahi, kami putra-putri negeri ini. Bersaksi.

Sungguh tiada Tuhan selain Engkau. Mahasuci

Segala pujian dan pujaan hanya bagi-Mu

Ampuni kami yang selalu mengkhianati-Mu

Padahal Engkaulah yang memilih

Kami menjadi khalifah

Memuliakan atas semua makhluk

Meniupkan ruh, menundukkan malaikat

Dari urat leherku Engkau lebih dekat

Namun, kami terus bermaksiat

Padahal Engkau Mahamelihat

Di Lauh Mahfudz Engkau berwasiat

Kami abai sungguh terlaknat

Namun, kami terus berkhianat

Padahal kalau Engkau bukan Tuhan

Binasa pasti kami dalam kebodohan

Hancur sudah di lautan kesalahan

Terkubur kami di lumpur kehinaan

Termehek-mehek dalam derita jeritan

Reff: Alhamdulillâh. Terimakasih Allâh

Engkau telah menyayangi kelemahanku

Engkau memaafkan kesalahanku

Engkau mengampuni dosa-dosaku

Karena Kemuliaan dan Kebesaran-Mu

Kavling PDK Rempoa, 05.10.08

Wasiat

Ingatlah wahai manusia

Dunia ini akan binasa

Setiap yang bernapas akan

Merasakan kematian

Setiap jiwa akan ingat

Yang dikerjakan dan dilalaikan

Dibalas dengan neraca keadilan

Kebaikan-rahmat, keburukan-laknat

Reff: Maka berbuatlah sesuka hatimu

Bila sanggup dalam nerakamu

Atau taat sekuat takwamu

Maka kemenangan adalah surgamu

Kavling PDK Rempoa, 05.10.08

Tidak ada komentar: