Album Puisi Cinta
By Antho M Massardi
Agungnya Cinta-Mu
Betapa agungnya cinta-Mu
Tidak meminta hanya memberi
Bodohnya aku tertipu napsuku
Kehilangan-Mu tak pernah terganti
(Engkau tiada duanya, hanya diri-Mu)
Setiap negeri menjadi saksi
Tak pudar kucari diri-Mu
Setiap napasku gaung asma-Mu
Pujaanku ampuni jiwa ini
(Kepada-Mu aku kembali, terimalah diriku lagi)
Reff: Betapa agungnya cinta-Mu
Betapa sucinya cahaya-Mu
Matahari semua hati
Tak boleh lagi tertipu nafsu
Kehilangan-Mu sungguh tragedi
Pedih perih tiada terperi
(Merintih luka tak berdaya, hina papa jiwa raga)
Kavling PDK Rempoa, 24.08.08
Rindu
Dari-Mu aku datang
Kepada-Mu aku pulang
Bersama-Mu aku senang
Mengingat-Mu aku tenang
Berpuluh tahun sudah, aku berkelana
Perjalananku lelah, entah sampai kapan
Tapi cepat lambat, suka atau terpaksa
Kembali aku pasti akan.…
Reff: Kepada-Mu aku datang
Kepada-Mu aku pulang
Kepada-Mu aku kembali
Jiwaku tenang dan diridhoi
(Terimalah aku Kasih, rinduku begitu perih)
Kavling PDK Rempoa, 25.08.08
Takdir
Kehendak-Mu ilahi, dari tiada aku ada
Dimatikan dan dihidupkan lagi
Kembali kepada-Mu suka atau terpaksa
Cepat atau lambat, tapi pasti
Berakhlak buruk pasti merugi
Kebaikan hanya bagi orang beriman
Segala perbuatan untuk diri sendiri
Kecuali puasa untuk ar-Rahman
(Kemenangan milik orang bertakwa, dunia akhirat)
Reff: Setiap napas merasakan kematian
Tak berguna segala perbuatan
Bila ajal ‘dah di tenggorokkan
Di kubur hanya amal jadi teman
(Neraka keburukan atau Surga kebaikan)
(Ilahi. Ampuni kami. Sungguh.
Hanya Engkau Tuhan kami. Mahasuci.
Kami telah menzalimi diri sendiri. Sungguh.
Kalau Engkau tidak menerima kami kembali.
Kepada siapa harus memohon. Sumpah.
Kami juga Hamba-Mu yang ingkar janji.
Engkaulah Allâh. Mahapenerima tobat. Sumpah.)
Kavling PDK Rempoa, 05.10.08
Doa
Ilahi, kami putra-putri negeri ini. Bersaksi.
Sungguh tiada Tuhan selain Engkau. Mahasuci
Segala pujian dan pujaan hanya bagi-Mu
Ampuni kami yang selalu mengkhianati-Mu
Padahal Engkaulah yang memilih
Kami menjadi khalifah
Memuliakan atas semua makhluk
Meniupkan ruh, menundukkan malaikat
Dari urat leherku Engkau lebih dekat
Namun, kami terus bermaksiat
Padahal Engkau Mahamelihat
Di Lauh Mahfudz Engkau berwasiat
Kami abai sungguh terlaknat
Namun, kami terus berkhianat
Padahal kalau Engkau bukan Tuhan
Binasa pasti kami dalam kebodohan
Hancur sudah di lautan kesalahan
Terkubur kami di lumpur kehinaan
Termehek-mehek dalam derita jeritan
Reff: Alhamdulillâh. Terimakasih Allâh
Engkau telah menyayangi kelemahanku
Engkau memaafkan kesalahanku
Engkau mengampuni dosa-dosaku
Karena Kemuliaan dan Kebesaran-Mu
Kavling PDK Rempoa, 05.10.08
Wasiat
Ingatlah wahai manusia
Dunia ini akan binasa
Setiap yang bernapas akan
Merasakan kematian
Setiap jiwa akan ingat
Yang dikerjakan dan dilalaikan
Dibalas dengan neraca keadilan
Kebaikan-rahmat, keburukan-laknat
Reff: Maka berbuatlah sesuka hatimu
Bila sanggup dalam nerakamu
Atau taat sekuat takwamu
Maka kemenangan adalah surgamu
Kavling PDK Rempoa, 05.10.08
Tidak ada komentar:
Posting Komentar