Selasa, 21 Oktober 2008

Album Puisi Cinta Ilahi 2

Album Puisi Cinta Ilahi 2

By anthommassardi

Fitnah

Manusia memang bodoh

Pelupa dan penganiaya

Jual akhirat untuk dunia

Buru harta ’tuk disembah

Fitnah kini merajalela

Lebih kejam dari pembunuhan

Orang miskin dianiaya

Selebritas dipuja-puja

Reff: Dunia ini nyaris musnah

Di mana-mana sumpah-serapah

Di mana-mana orang serakah

Di mana-mana orang bergibah

(Bagaimana doa diijabah

Bagaimana dikabulkan Allâh

Harta haram ’tuk sedekah

Korupsi ’tuk ke Mekkah)

Manusia sesat sungguh terlaknat

Berbuat durjana setiap saat

Menipu umat merampok rakyat

Hanya orang sehat pasti selamat

Iman dan takwa mendapat rahmat

Rempoa, 15.10.08

Jerat Dunia

Dunia sungguh tipuan

Kesenangan jadi tujuan

Dunia s’makin tua

Ketamakan bawa bencana

Hati menjadi keras

Pikiran menjadi culas

(Semua tidak cerdas)

Jiwa-jiwa kian beku

Nurani gersang tersapu

(Jerat dunia tak pandang bulu)

Reff: Akibatnya sungguh dahsyat

Tiap orang kejar syahwat

Prempuan umbar aurat

Modern tanpa martabat

Pengkhianat pimpin umat

Kiamat sungguhlah dekat

Puskesmas, Pondokjaya, 14.10.08

Hanya ’pada-Nya

Hanya ’pada-Nya kasih, ’nangislah

Kar’na Allâh Mahapemurah

Dunia ’tuk orang serakah

Bagi kita semua ibadah

Kaislah rizki s’akan tak ’kan mati

Berbagilah kasih s’akan t’rakhir kali

Tak perlu dipuji atau t’rimakasih

S’mua pujian ’nya ’tuk Allâh

Reff: Ikhlaslah dan rendah hati

Tak meminta banyak memberi

K’baikan diri dan k’salahan orang lupakanlah

K’baikan orang dan k’salahan diri ingat-ingatlah

Hanya ’pada-Nya kita pulang

Kar’na dari-Nya kita datang

Hanya ’pada-Nya kita m’mohon

Kar’na Dia Mahapenolong

Puskesmas, Pondokjaya, 14.10.08

Nasihat I

Wahai manusia

Janganlah engkau menyangka

Tuhan lalai membalas amal kita

Bertobatlah selagi di dunia

Jangan tunggu sesalmu tak guna

Bacalah risalah al-Quran

Banyak kisah ’tuk dir’nungkan

Kaum terdahulu dibinasakan

Kaum b’riman dapat ampunan

Reff: Fitrah manusia cintai k’baikan

M’nuntut k’benaran meraih k’muliaan

Hawa nafsu setan menyesatkan

Jangan lalai dan dikalahkan

Renungkanlah....

Pikirkanlah....

Bertobatlah....

Rempoa, 18.10.08

Nasihat II

Wahai manusia, sungguh...

S’tiap yang bernyawa pasti mati

S’tiap perbuatan pasti ditanyai

S’tiap k’taatan dimuliakan rahmat

S’tap k’lalaian dihinakan laknat

Hanya takwa mendapat k’menangan

Wahai manusia, sungguh...

Di padang masyhar s’tiap jiwa mengeluh

Matahari dekat sampai leher tenggelam peluh

S’tiap jiwa terb’lalak sampai gemuruh

Menyesali hingga tubuh m’lepuh

Reff: Tak ’guna lagi sesalan

Sia-sia s’gala harapan

Di hari pembalasan

S’mua s’dah ditetapkan

S’lagi diberi waktu

Perbaikilah dirimu

Banyak memb’ri, p’nuhi janji

Jangan khianat, Tuhan Mahaterpuji

Rempoa, 18.10.08

Cintailah Aku

Kasih, cintailah aku

Tunjukkan jalan ’pada-Mu

Temanilah aku

Aku ingin bersama-Mu

M’nangisi-Mu l’bih dari dunia

K’hormatan, perjuangan jiwa

Mematikan setan di dada

M’ndatangkan bahagia surga

Rempoa, 18.10.08

Tidak ada komentar: