Album Puisi Cinta Ilahi 2
By anthommassardi
Fitnah
Manusia memang bodoh
Pelupa dan penganiaya
Jual akhirat untuk dunia
Buru harta ’tuk disembah
Fitnah kini merajalela
Lebih kejam dari pembunuhan
Orang miskin dianiaya
Selebritas dipuja-puja
Reff: Dunia ini nyaris musnah
Di mana-mana sumpah-serapah
Di mana-mana orang serakah
Di mana-mana orang bergibah
(Bagaimana doa diijabah
Bagaimana dikabulkan Allâh
Harta haram ’tuk sedekah
Korupsi ’tuk ke Mekkah)
Manusia sesat sungguh terlaknat
Berbuat durjana setiap saat
Menipu umat merampok rakyat
Hanya orang sehat pasti selamat
Iman dan takwa mendapat rahmat
Rempoa, 15.10.08
Jerat Dunia
Dunia sungguh tipuan
Kesenangan jadi tujuan
Dunia s’makin tua
Ketamakan bawa bencana
Hati menjadi keras
Pikiran menjadi culas
(Semua tidak cerdas)
Jiwa-jiwa kian beku
Nurani gersang tersapu
(Jerat dunia tak pandang bulu)
Reff: Akibatnya sungguh dahsyat
Tiap orang kejar syahwat
Prempuan umbar aurat
Modern tanpa martabat
Pengkhianat pimpin umat
Kiamat sungguhlah dekat
Puskesmas, Pondokjaya, 14.10.08
Hanya ’pada-Nya
Hanya ’pada-Nya kasih, ’nangislah
Kar’na Allâh Mahapemurah
Dunia ’tuk orang serakah
Bagi kita semua ibadah
Kaislah rizki s’akan tak ’kan mati
Berbagilah kasih s’akan t’rakhir kali
Tak perlu dipuji atau t’rimakasih
S’mua pujian ’nya ’tuk Allâh
Reff: Ikhlaslah dan rendah hati
Tak meminta banyak memberi
K’baikan diri dan k’salahan orang lupakanlah
K’baikan orang dan k’salahan diri ingat-ingatlah
Hanya ’pada-Nya kita pulang
Kar’na dari-Nya kita datang
Hanya ’pada-Nya kita m’mohon
Kar’na Dia Mahapenolong
Puskesmas, Pondokjaya, 14.10.08
Nasihat I
Wahai manusia
Janganlah engkau menyangka
Tuhan lalai membalas amal kita
Bertobatlah selagi di dunia
Jangan tunggu sesalmu tak guna
Bacalah risalah al-Quran
Banyak kisah ’tuk dir’nungkan
Kaum terdahulu dibinasakan
Kaum b’riman dapat ampunan
Reff: Fitrah manusia cintai k’baikan
M’nuntut k’benaran meraih k’muliaan
Hawa nafsu setan menyesatkan
Jangan lalai dan dikalahkan
Renungkanlah....
Pikirkanlah....
Bertobatlah....
Rempoa, 18.10.08
Nasihat II
Wahai manusia, sungguh...
S’tiap yang bernyawa pasti mati
S’tiap perbuatan pasti ditanyai
S’tiap k’taatan dimuliakan rahmat
S’tap k’lalaian dihinakan laknat
Hanya takwa mendapat k’menangan
Wahai manusia, sungguh...
Di padang masyhar s’tiap jiwa mengeluh
Matahari dekat sampai leher tenggelam peluh
S’tiap jiwa terb’lalak sampai gemuruh
Menyesali hingga tubuh m’lepuh
Reff: Tak ’guna lagi sesalan
Sia-sia s’gala harapan
Di hari pembalasan
S’mua s’dah ditetapkan
S’lagi diberi waktu
Perbaikilah dirimu
Banyak memb’ri, p’nuhi janji
Jangan khianat, Tuhan Mahaterpuji
Rempoa, 18.10.08
Cintailah Aku
Kasih, cintailah aku
Tunjukkan jalan ’pada-Mu
Temanilah aku
Aku ingin bersama-Mu
M’nangisi-Mu l’bih dari dunia
K’hormatan, perjuangan jiwa
Mematikan setan di dada
M’ndatangkan bahagia surga
Rempoa, 18.10.08
Tidak ada komentar:
Posting Komentar